Halaman

Kebiusan Malam Penuh Harapan

0 komentar

Oleh : Nurdin ( Hima Persis bid. Kali'12)

Langit selalu berubah antara terang dan gelap, pergantiannya pun sudah tak dihiraukan lagi oleh seluruh mahluk yang ada dibumi, karena indra-indra (pengalaman) kita menganggap itu satu hal yang biasa dan memang mestinya begitu.

Ya memang, terang dan gelap sudah menjadi dua sisi yang melekat dalam kehidupan, walau berlawanan tapi selalu bergandengan mengisi hari-hari penuh harapan. Dan selalu ada titik tengah antara terang dan gelap atau sebut saja antara siang dan malam, dan titik tengah itu bisa di sebut pagi dan sore.

Pergantian antara gelap menuju terang atau malam menuju siang, pastinya melewati pagi. Dan pagi menjadi tanda bahwa akan adanya siang, begitu pun pergantian antara siang menuju malam pastinya melewati sore. Dengan adanya tanda menuju perubahan itu menjadi peringatan. Orang-orang bisa bangun untuk bekerja di siang harinya, karena di beri tanda dengan hadirnya pagi, dan orang-orang bersiap untuk beristirahat karena adanya tanda sore yang memperingatkan akan hadirnya malam.

Begitupun dengan dua sisi lain yang selalu melekat dalam perjalanan kehidupan, antara senang dan sedih, kanan dan kiri, bahagia dan menderita, tertawa dan menangis, menang dan kalah dan dua sisi yang lainnya.

Semua orang bisa menerima dengan adanya pergantian malam dan siang, tapi jarang sekali bila pergantian itu dari senang menuju sedih, dan ketika dia bersedih selalu menganggap ada hal yang salah. Atau semua orang akan merasa bahagia apabila ia terlahir memiliki tangan kanan dan kiri, walau tangan kiri selalu digambarkan dengan kejelekan karena salah satu pekerjaannya dianggap satu hal yang kotor. Tapi tetap saja semua orang tidak ingin tangan kirinya diamputasi. Dan memang mestinya begitu, kita jangan hanya menerima kebaikan, tapi terima juga keburukan, jangan hanya tertawa kesenangan, tapi juga menangis kesakitan.

 Titik tengah menjadi tanda sekaligus penyeimbang, agar kita siap untuk mengahadapi dualitas diri yang silih berganti. Banyak orang yang terjebak dengan kesenangan dan kesedihannya, yang akhirnya menutup mata untuk kehidupan berikutnya. Maka perhatikanlah tanda-tanda sebagai peringatan untuk mu, bila kau menginginkan kehidupan yang lebih baik, entah di dunia ataupun akherat.

Kebiusan malam ini menyimpan segudang cerita dalam kehidupan ku, walau terkadang aku sendiri merasa aneh dengan jalan cerita yang dituturkan Tuhan, tapi aku menerimanya dengan penuh harapan. Harapannya agar kita bisa berkumpul dan bercerita di tempat yang lebih indah, saat Tuhan dapat berbicara dengan bahasa yang sederhana dan kita semua ada dalam dekapan-Nya.

“terima dan syukurilah kebaikan dan keburukan yang ada dalam dirimu, karena semua ciptaan Tuhan. Kesempurnaan hanya bisa terwujud dengan mendekatkan diri dengan Zat yang Mahasempurna” (Nurdin A)

Sabtu 21.34 24-Agustus-2013